Terdapat sebuah hadis yang menyatakan: "Sesungguhnya di dalam tubuh manusia ada segumpal organ, yang apabila baik organ itu, maka baiklah seluruh tubuh, dan apabila rusak maka rusaklah seluruh tubuh. Tidak lain organ itu adalah Qalbu."Namun, pertanyaan mendasar muncul, Apa itu Qalbu?
Selama ini, Qalbu di dalam terjemahan Al-Qur'an bahasa Indonesia sering diartikan secara harfiah sebagai "hati" (liver). Padahal, Al-Qur'an juga menggunakan istilah lain yang kerap diterjemahkan serupa, seperti Fuada (QS. Al-Isra [17]: 3) dan Shudur (QS. Al-Mulk [67]: 13). Di sisi lain, Shudur juga bermakna "dada" (QS. An-Nas [114]: 5). Untuk memahami makna esensial dari organ yang dimaksud, kita perlu menyandingkan keterangan tersebut dengan ilmu kedokteran modern.
Kerancuan Fungsi Biologis Hati (Liver)
Secara etimologi bahasa Arab, Qalbu memiliki arti sesuatu yang berubah-ubah, berbolak-balik, atau menjadikan. Dalam pandangan Al-Qur'an (QS. Al-A'raf [7]: 179), fungsi utama Qalbu adalah untuk memahami ayat-ayat dan kebesaran Allah.
Jika Qalbu diartikan sebagai organ "hati" (liver) dalam anatomi tubuh manusia, maka terdapat ketidakselarasan fungsi. Dalam ilmu kedokteran, hati memiliki peran metabolisme, bukan kognitif, antara lain:
- Mengubah glukosa menjadi glikogen.
- Menjadi tempat pembongkaran sel darah merah.
- Menetralisir racun dalam tubuh.
- Mengatur suhu tubuh.
Otak: Qalbu dalam Kacamata Anatomi
Dalam QS. Al-Hajj [22]: 46, ditegaskan kembali bahwa Qalbu berfungsi sebagai alat untuk memahami. Secara anatomis dan neurosains, satu-satunya organ dalam tubuh manusia yang berfungsi sebagai pusat pemahaman dan kognisi adalah otak.
Jika Qalbu merujuk pada organ otak secara keseluruhan, maka istilah-istilah lain dalam Al-Qur'an (Fuada, Shudur, dan Nafs) dapat dipetakan secara presisi ke dalam struktur bagian otak beserta kecerdasan yang menyertainya:
| Istilah Al-Qur'an | Bagian Otak | Pusat Kendali | Jenis Kecerdasan (Quotient) | Fungsi Utama |
| Fuada | Cerebrum (Otak Besar) | Pusat Kecerdasan | Intelligence Quotient (IQ) | Pusat pendengaran, penglihatan, menganalisa, memahami, dan mempelajari (QS. 17:36). |
| Shudur | Cerebellum (Otak Kecil) | Pusat Kesadaran | Spiritual Quotient (SQ) | Pusat daya ingat, kesadaran, dan keseimbangan (QS. 67:13). |
| Nafs | Hypothalamus | Pusat Rasa & Keinginan | Emotional Quotient (EQ) | Pengatur rasa lapar, sakit, libido, emosional, dan suhu tubuh (QS. 12:53). |
Kesimpulan
Berdasarkan telaah bahasa, pendekatan Al-Qur'an, dan pembuktian dalam ilmu kedokteran, dapat disimpulkan bahwa Qalbu bukanlah organ hati (liver), melainkan organ yang berfungsi untuk memahami, yaitu Otak.
Lebih jauh lagi, terminologi Al-Qur'an mendeskripsikan anatomi otak dengan sangat terstruktur. Fuada mewakili pusat kecerdasan intelektual, Shudur sebagai pusat kesadaran spiritual, dan Nafs sebagai pusat kendali emosional manusia. Pemahaman ini membawa kita pada kesimpulan bahwa kerusakan pada Qalbu yaitu sistem kognitif dan kesadaran manusia adalah hulu dari segala kerusakan pada tindakan (tubuh) manusia itu sendiri.
0 Comments