Artificial Intelligence
AI adalah sebuah teknologi yang dirancang untuk memungkinkan sistem komputer atau mesin meniru kemampuan intelektual manusia, seperti belajar, bernalar, memahami bahasa, dan membuat keputusan.
awalnya AI digunakan oleh profesional untuk membantu tugas tugas komputer yang sulit bagi manusia seperti coding, membantu manusia mendesain, pemecahan masalah matematika, algoritma dan banyak lagi.
tapi Hari ini bahkan orang Awam pun bisa menggunakan AI, dengan tujuan yang beragam mulai dari tujuan hiburan hingga pendidikan, AI bahkan dibuat menjadi komunikatif sepertihalnya asisten atau perpustakawan yang siap membantu dan memberi informasi kapan saja, dimana saja, dan bagi siapa saja dengan mudah.
“Cutting edge tech”
(teknologi mutakhir)
Teknologi AI berada di garis depan dalam mengubah cara kita bekerja, hidup, dan berinteraksi dengan dunia, menjadikannya salah satu teknologi paling mutakhir saat ini, inilah evolusi industri yang berikutnya dimana derajat mesin bisa menyamai atau bahkan lebih tinggi dari pada manusia
peran AI sangat berguna dan bahkan mendominasi bagi manusia terutama dalam ranah digital & cyberspace yang sangat luas dan rumit, Namun belakangan AI juga bisa terjun ke dunia fisik sebagai otak bagi mesin seperti didalam mobil dan lengan robot.
- AI membantu mengelola, mengklasifikasikan, dan menganalisis data dalam jumlah yang sangat besar
- Membantu dalam penulisan draf email, artikel, atau kode pemrograman
- AI menganalisis teks di media sosial untuk memahami pandangan publik terhadap suatu produk atau isu.
- Menjadi otak bagi mesin fisik, seperti lengan robot di pabrik
- Membantu navigasi di mobil dan bahkan menjadi driver utama di mobil Otonom
“double-edged sword”
(pedang bermata dua)
bagaikan pedang bermata 2 yang memiliki kekuatan dan efisiensi yang tinggi namun bahaya bagi penggunanya juga tinggi, AI menawarkan manfaat dan kemajuan yang luar biasa, teknologi ini juga membawa risiko dan tantangan signifikan yang perlu dikelola secara hati-hati. karena AI adalah cerminan langsung dari manusia maka dari itu sifat-sifat manusia termasuk yang buruk pun pasti juga ikut tercantum dalam AI, maka tanpa kendali manusia AI pun akan menjadi serigala bagi manusia (Homo Homini Lupus)
bagi manusia ketergantungan pada AI sangat berdampak bagi otak hingga kehidupan sosial manusia contohnya sebagai berikut:
- Kemampuan AI untuk mengumpulkan data secara massal memungkinkan manipulasi algoritma, yang berdampak pada - privasi, etika, dan demokrasi.
- analisa masal AI bekerja seperti perpustakawan yang bisa memberi informasi tanpa membaca buku sehingga kreatifitas dan literasi manusia dapat terancam.
- AI belajar dari data, jika datanya bias, keputusannya juga akan bias dan mendiskriminasi kelompok tertentu.
belum lagi dalam dunia fisik AI dapat menggantikan banya pekerjaan manusia terutama dalam industri manufaktur, secara perlahan tapi pasti posisi manusia dalam industri manufaktur pasti akan tergeser karena teknologi AI adalah investasi jangka panjang yang profitable, karena perawatan mesin yang tergolong mudah dan dapat bekerja dengan waktu yang lebih lama walaupun tanpa gaji dan libur, untuk saat ini memang teknologi mesin fisik dengan AI adalah hal yang mewah tapi tidak menutup kemungkinan di masa depan teknologi AI dapat lebih terjangkau karena pesatnya perkembangan teknonologi

0 Comments