Tokoh Senior Bangsa Berkumpul, Serukan Pesan Moral dan Sosial Lewat Diskusi "Gerakan Herucakra"

 

DEPOK – Sejumlah tokoh senior, cendekiawan, dan purnawirawan lintas generasi berkumpul dalam diskusi kebangsaan bertajuk "Gerakan Herucakra Menuju Kedamaian dan Kesejahteraan Global" yang digelar di Villa Ubud Cinere, Depok pada Rabu (17/12). Acara ini di selenggarakan oleh Faktakebenarancom dan BMI (Bintang Mercy Inodnesia). Diskusi ini menyoroti pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan nilai luhur serta peran strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas dunia. Sebagai pemantik materi di sampaikan oleh perwakilan anak-anak muda dari Aceh dan Jawa Barat.

Meneladani Filosofi "Herucakra"

Tema Herucakra yang diangkat dalam diskusi ini merujuk pada simbol kepemimpinan yang membawa keadilan, ketertiban, dan kemakmuran. Para pembicara sepakat bahwa di tengah gejolak geopolitik dunia saat ini, filosofi kepemimpinan yang mengutamakan hati nurani dan kesejahteraan rakyat (pro-rakyat) menjadi kunci utama.

Dalam sambutannya, salah satu tokoh senior menekankan bahwa Gerakan Herucakra bukanlah sekadar wacana sejarah, melainkan sebuah manifestasi semangat untuk menghadapi tantangan global dan krisis multidimensi.

Poin-Poin Utama Diskusi

Beberapa poin krusial yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut meliputi:

  • Persatuan Nasional: Memperkuat kembali fondasi Pancasila sebagai filter terhadap ideologi luar yang dapat memecah belah bangsa.
  • Karakter Transendental: Pemimpin yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa (spiritualitas) sebagai landasan integritas dan etika kepemimpinan.
  • Kearifan Leluhur Nusantara: Menggali dan mengintegrasikan nilai-nilai luhur dan filosofi lokal sebagai basis karakter kebangsaan.
  • Melanjutkan Cita-Cita pendiri Bangsa : Kemerdekaan hanyalah sebuah jembatan emas, namun di seberang jembatan itulah kita memikul amanat yang jauh lebih berat.

Herucakra bukan sekadar simbol kepemimpinan, ia adalah ruh keadilan yang memastikan tidak ada rakyat yang tertinggal dalam kemiskinan, dan tidak ada bangsa yang tertindas oleh ketidakadilan global. Gerakan Herucakra hadir sebagai Panggilan Amanat Bangsa. Sebuah mandat tak tertulis yang dititipkan oleh sejarah kepada pundak kita semua.

"Gerakan Herucakra adalah panggilan bagi kita semua untuk kembali ke jati diri bangsa yang gemah ripah loh jinawi, di mana kedamaian tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tapi juga terpancar ke seluruh dunia."

Post a Comment

0 Comments