GARUDA SEDANG MENGALAMI KESAKITAN

GARUDA SEDANG MENGALAMI KESAKITAN, Setiap negara memiliki sebuah lambang untuk menunjukkan identitas bangsanya. Siapa yang tidak kenal dengan lambang burung GARUDA yang merupakan lambang dari negara kita tercinta Indonesia. Dalam sebuah lambang memiliki makna, hal tersebut yang nantinya menjadi jati diri bangsa sehingga terlihat gagah di mata dunia.

Di indonesia , Garuda muncul dalam berbagai kisah terutama di Bali dan Jawa. Dalam banyak kisah, burung garuda melambangkan kebaikan, pengetahuan, keberanian, kesetiaan dan kedisiplinan, Garuda juga memiliki sifat sebagai pemelihara dan penjaga tatanan alam semesta. Disisi lain ada juga negara yang memiliki lambang serupa dengan kita yaitu Thailand, tentunya mereka juga memiliki filosofi tersendiri mengapa memilih burung garuda sebagai lambang negara.

Burung Garuda merupakan simbol dari falsafah dasar bangsa ini yaitu pancasila. Mulai dari kepala, leher, dada, sayap serta ekor semuanya memiliki nilai-nilai historis yang mencakup segala aspek dalam bernegara. Makanya sering disebut dengan Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika ( walaupun berbeda tetap satu jua).

BACA JUGA ARTIKEL : Fenomena Dua Model Kehidupan Kekuasaan

Sejak diberlakukannya secara resmi menjadi lambang negara pada tahun 1950 , garuda telah terbang cukup jauh dan begitu lama. Berbagai dinamika kehidupan telah di alami oleh garuda , umurnya pun sudah lansia, seluruh penjuru telah disinggahi olehnya , dia mampu menjangkau seluruh dunia untuk mempertegas eksistensinya. Akan tetapi,  permasalahan hidup yang begitu rumit dan penyakit yang terus meradang membuat garuda sulit untuk bangkit  dan terkulai di pembaringan .

Lihatlah kondisi garuda hari ini :

  • Sayapnya patah ( disintegrasi bangsa ),
  • Lehernya terjerat dikawat ( hutang luar negeri ribuan trilyun),
  • Dadanya sesak ( pancasila tidak di aktualisasikan)
  • Ekornya putus ( generasi penerus bangsa yg memprihatinkan )
  • Bulunya rontok  ( rakyat tidak percaya sama pemimpin )
  • Kepala pusing ( permasalahan lain dalam segala aspek )

Di hari tua nya pun di masih mendapat serangan dari binatang lain seperti kangguru (Australia), harimau (Malaysia). Bahkan untuk hidup pun garuda rela mengemis dan meminta pertolongan kepada burung elang botak (Amerika Serikat), singa (singapura), dan binatang lainnya serta banyak binatang-binatang lain yang tertawa melihat garuda yang sedang sakit parah (emang dasar binatang).

Garuda sedang di ambang maut. Bagaimana nasib garuda selanjutnya ??  Bisakah dia bangkit lagi?? Siapakah yang bisa menyembuhkannya?? inilah yang disebut Fenomena dua model kehidupan kekuasaan

Bersambung …..

Red: @Bilal

Prev 1 of 8 Next
Prev 1 of 8 Next
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x